Rumusan CPL ini ditujukan untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang utuh, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders) dan karakteristik wilayah spesifik spesialisasi program studi.
Rincian Capaian Pembelajaran Lulusan Program Studi Agribisnis disajikan pada Tabel berikut:

Matrik hubungan CPL dengan Profil Lulusan
Program studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura menetapkan empat profil lulusan yang dirancang untuk memastikan kesiapan lulusan dalam memasuki berbagai bidang pekerjaan. Setiap profil lulusan tersebut dirumuskan secara selaras dan terkait langsung dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) program studi. Penyusunan matriks keterkaiatan antara profil lulusan dan CPL bertujuan untuk memastikan bahwa setiap butir CPL mendukung dan merepresentasikan rumusan profil lulusan yang ditetapkan. Matrik ini juga menggambarkan keterkaitan antara aspek kompetensi pada masing-masing profil lulusan dengan CPL yang relevan. Melalui pendekatan tersebut, program studi Agribisnis memastikan bahwa CPL yang dirumuskan tidak hanya konsisten dengan profil lulusan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan karakteristik lulusan yang diharapkan.
1. Profil Lulusan: Wirausaha
- ❖ CPL Sikap (S1): Mampu menunjukkan sikap religius, cinta tanah air, menjunjung tinggi hukum, menghormati nilai-nilai budaya dan agama, serta peduli terhadap lingkungan dan sosial.
- Penjelasan: Wirausaha agribisnis dituntut memiliki integritas moral, kepedulian sosial, dan kesadaran lingkungan agar usaha yang dijalankan bisa berkelanjutan, beretika serta selaras dengan nilai budaya dan pembangunan nasional.
- ❖ CPL Sikap (S2): Mampu menunjukkan sikap jujur, disiplin, bertanggung-jawab, percaya diri, beretika, memiliki jiwa kepemimpinan dan berkomitmen untuk belajar dan berkembang.
- Penjelasan: Kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan komitmen belajar merupakan fondasi utama dalam membangun dan mengelola usaha agribisnis secara professional dan adaptif terhadap perubahan.
- ❖ CPL Keterampilan Umum (KU 1): Mampu mengembangkan jaringan kerja yang luas dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan lintas disiplin ilmu, guna membangun kolaborasi dan hubungan profesional yang bermanfaat.
- Penjelasan: Pengembangan jejaring dan kolaborasi lintas disiplin sangat diperlukan oleh wirausaha untuk memperluas akses pasar, permodalan, teknologi dan kemitraan usaha agribisnis.
- ❖ CPL Keterampilan Umum (KU 2): Mampu berkomunikasi secara efektif, bekerjasama secara mandiri dan kelompok dalam menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan bermasyarakat melalui pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif.
- Penjelasan: Kemampuan komunikasi, kerja tim, dan berpikir logis, kritis, serta inovatif mendukung wirausaha dalam pengambilan keputusan, pemecahan masalah, dan pengembangan usaha di tengah dinamika lingkungan agribisnis.
- ❖ CPL Pengetahuan (P 1): Mampu menguasai konsep, teori dan prinsip agribisnis, termasuk aspek produksi, pemasaran, manajemen, keuangan, dan kelembagaan dalam konteks yang beragam guna menghadapi tantangan dan peluang di sektor pertanian lahan basah dan gambut tropis secara efektif dan berkelanjutan.
- Penjelasan: Penguasaan konsep dan prinsip agribisnis menjadi dasar bagi wirausaha dalam merancang, mengelola dan mengembangkan usaha pertanian yang efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan.
- ❖ CPL Keterampilan Khusus (KK 1): Mampu mengidentifikasi, menganalisis peluang usaha dan potensi pasar baik dalam skala mikro, kecil dan menengah di bidang usaha pertanian.
- Penjelasan: Kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis peluang usaha serta potensi pasar merupakan kompetensi inti wirausaha dalam menciptakan dan mengembangkan usaha agribisnis.
- ❖ CPL Keterampilan Khusus (KK 2): Mampu merancang dan menerapkan aktivitas agribisnis serta beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan kebijakan pertanian guna meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor agribisnis.
- Penjelasan: Kemampuan merancang dan menerapkan aktivitas agribisnis serta beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan kebijakan mendukung keberhasilan wirausaha dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing usaha.
2. Profil Lulusan: Tenaga profesional agribisnis
- ❖ CPL Sikap (S1): Mampu menunjukkan sikap religius, cinta tanah air, menjunjung tinggi hukum, menghormati nilai-nilai budaya dan agama, serta peduli terhadap lingkungan dan sosial.
- Penjelasan: Tenaga profesional agribisnis dituntut memiliki integritas moral, kepatuhan terhadap hukum, serta kepedulian sosial dan lingkungan agar mampu bekerja secara bertanggung jawab dan berkelanjutan dalam sistem agribisnis.
- ❖ CPL Sikap (S2): Mampu menunjukkan sikap jujur, disiplin, bertanggung-jawab, percaya diri, beretika, memiliki jiwa kepemimpinan dan berkomitmen untuk belajar dan berkembang.
- Penjelasan: Sikap, jujur, disiplin, bertanggung jawab, etis dan kepemimpinan diperlukan untuk menjalankan peran professional secara konsisten, dipercaya oleh pemangku kepentingan, serta mampu beradaptasi dan berkembang dalam lingkungan kerja.
- ❖ CPL Keterampilan Umum (KU 2): Mampu berkomunikasi secara efektif, bekerjasama secara mandiri dan kelompok dalam menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan bermasyarakat melalui pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif.
- Penjelasan: Kemampuan berkomunikasi efektif, bekerja secara mandiri atau dalam tim, serta berpikir logis, kritis dan sistematis mendukung tenaga professional agribisnis dalam koordinasi kerja, pengambilan keputusan, dan penyelesaian tugas secara inovatif.
- ❖ CPL Pengetahuan (P 1): Mampu menguasai konsep, teori dan prinsip agribisnis, termasuk aspek produksi, pemasaran, manajemen, keuangan, dan kelembagaan dalam konteks yang beragam guna menghadapi tantangan dan peluang di sektor pertanian lahan basah dan gambut tropis secara efektif dan berkelanjutan.
- Penjelasan: Penguasaan konsep, teori, dan prinsip agribisnis menjadi landasan utama bagi tenaga professional dalam melaksanakan fungsi perencanaan, pengelolaan, dan evaluasi kegiatan agribisnis secara efektif, khususnya pada konteks lahan basah dan gambut tropis.
- ❖ CPL Keterampilan Khusus (KK 1): Mampu mengidentifikasi, menganalisis peluang usaha dan potensi pasar baik dalam skala mikro, kecil dan menengah di bidang usaha pertanian.
- Penjelasan: Kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis peluang usaha serta potensi pasar diperlukan agar tenaga professional mampu mendukung pengembanagn usaha dan peningkatan kerja agribisnis pada berbagai skala.
- ❖ CPL Keterampilan Khusus (KK 2): Mampu merancang dan menerapkan aktivitas agribisnis serta beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan kebijakan pertanian guna meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor agribisnis.
- Penjelasan: Kemampuan merancang dan menerapkan aktivitas agribisnis serta beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan kebijakan mendukung peran tenaga professional dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing sektor agribisnis.
- ❖ CPL Keterampilan Khusus (KK 3): Mampu mengidentifkasi, merumuskan dan menyelesaikan masalah melalui analisis data dan informasi melalui penerapan teknologi terkini, kemudian dapat memberikan rekomendasi untuk pembangunan agribisnis.
- Penjelasan: Kemampuan mengidentifikasi, merumuskan, dan menyelesaikan masalah berbasis data dan teknologi terkini memungkinkan tenaga professional agribsinis menghasilkan rekomendasi yang tepat bagi pembangunan dan pengambilan keputusan agribisnis.
3. Profil Lulusan: Birokrat
- ❖ CPL Sikap (S1): Mampu menunjukkan sikap religius, cinta tanah air, menjunjung tinggi hukum, menghormati nilai-nilai budaya dan agama, serta peduli terhadap lingkungan dan sosial.
- Penjelasan: Birokrat harus menjunjung nilai moral, hukum dan kebangsaan serta memiliki kepedulian sosial lingkungan sebagai dasar pelaksanaan kebijakan publik yang adil dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
- ❖ CPL Sikap (S2): Mampu menunjukkan sikap jujur, disiplin, bertanggung-jawab, percaya diri, beretika, memiliki jiwa kepemimpinan dan berkomitmen untuk belajar dan berkembang.
- Penjelasan: Sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, beretika dan berjiwa kepemimpinan merupakan prasyarat utama dalam menjalankan fungsi birokrasi secara professional, akuntabel dan berkelanjutan.
- ❖ CPL Keterampilan Umum (KU 1): Mampu mengembangkan jaringan kerja yang luas dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan lintas disiplin ilmu, guna membangun kolaborasi dan hubungan profesional yang bermanfaat.
- Penjelasan: Kemampuan membangun jejaring dan kolaborasi lintas disiplin diperlukan bagi birokrat untuk mengoordinasikan berbagai pemangku kepentingan dalam perumusan dan implementasu kebijakan agribisnis.
- ❖ CPL Keterampilan Umum (KU 2): Mampu berkomunikasi secara efektif, bekerjasama secara mandiri dan kelompok dalam menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan bermasyarakat melalui pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif.
- Penjelasan: Kemampuan komunikasi dan kerja sama mendukung birokrat dalam menyampaikan kebijakan, memfasilitasi partisipasi public, serta mengelola program agribisnis secara efektif dan inovatif.
- ❖ CPL Pengetahuan (P 2): Mampu menguasai konsep penyuluhan, pemberdayaan masyarakat dan ilmu sosial humaniora dengan pendekatan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
- Penjelasan: Penguasaan konsep penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, dan ilmu sosial humaniora penting bagi birokrat agribisnis dalam merancang dan melaksanakan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
- ❖ CPL Pengetahuan (P 3): Mampu menguasai konsep teoretis, metodelogi, teknik-teknik analisis kualitatif dan kuantitatif untuk pengambilan keputusan strategis.
- Penjelasan: Penguasaan metodologi dan teknik analisis kualitatif serta kuantitatif diperlukan untuk mendukung pengambilan keputusan strategis berbasis data dalam perencanaan dan evaluasi kebijakan agribisnis.
- ❖ CPL Keterampilan Khusus (KK 2): Mampu merancang dan menerapkan aktivitas agribisnis serta beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan kebijakan pertanian guna meningkatkan efisiensi dan daya saing sektor agribisnis.
- Penjelasan: Kemampuan merancang dan menerapkan aktivitas agribisnis serta beradaptasi terhadap perubahan kebijakan mendukung peran birokrat dalam mengelola dan mengarahkan pembangunan agribisnis.
- ❖ CPL Keterampilan Khusus (KK 3): Mampu mengidentifkasi, merumuskan dan menyelesaikan masalah melalui analisis data dan informasi melalui penerapan teknologi terkini, kemudian dapat memberikan rekomendasi untuk pembangunan agribisnis.
- Penjelasan: Kemampuan analisis masalah berbasis data dan teknologi memungkinkan birokrat menghasilkan rekomendasi kebijakan agribisnis yang tepat, relevan dan berdampak bagi pembangunan sektor pertanian.
4. Profil Lulusan: Pengembang Agribisnis
- ❖ CPL Sikap (S1): Mampu menunjukkan sikap religius, cinta tanah air, menjunjung tinggi hukum, menghormati nilai-nilai budaya dan agama, serta peduli terhadap lingkungan dan sosial.
- Penjelasan: Pengembang agribisnis perlu memiliki integritas moral, kepatuhan hukum, serta kepedulian sosial dan lingkungan sebagai landasan dalam mendampingi dan memberdayakan komunitas agribisnis secara berkelanjutan.
- ❖ CPL Sikap (S2): Mampu menunjukkan sikap jujur, disiplin, bertanggung-jawab, percaya diri, beretika, memiliki jiwa kepemimpinan dan berkomitmen untuk belajar dan berkembang.
- Penjelasan: Sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, beretika dan berjiwa pemimpinan mendukung peran lulusan dalam mengorganisir, memfasilitasi dan membangun kepercayaan masyarakat agribisnis.
- ❖ CPL Keterampilan Umum (KU 1): Mampu mengembangkan jaringan kerja yang luas dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan lintas disiplin ilmu, guna membangun kolaborasi dan hubungan profesional yang bermanfaat.
- Penjelasan: Kemampuan membangun jejaring dan kolaborasi lintas disiplin diperlukan untuk menghubungkan komunitas agribisnis dengan berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan penyuluhan, pendampingan dan pelatihan.
- ❖ CPL Keterampilan Umum (KU 2): Mampu berkomunikasi secara efektif, bekerjasama secara mandiri dan kelompok dalam menerapkan ilmu pengetahuan dalam kehidupan bermasyarakat melalui pemikiran logis, kritis, sistematis dan inovatif.
- Penjelasan: Kemampuan komunikasi dan kerja sama mendukung efektivitas proses penyuluhan, transfer pengetahuan, serta pemberdayaan komunitas agribisnis secara partisipatif dan inovatif.
- ❖ CPL Pengetahuan (P 1): Mampu menguasai konsep, teori dan prinsip agribisnis, termasuk aspek produksi, pemasaran, manajemen, keuangan, dan kelembagaan dalam konteks yang beragam guna menghadapi tantangan dan peluang di sektor pertanian lahan basah dan gambut tropis secara efektif dan berkelanjutan.
- Penjelasan: Penguasaan konsep dan prinsip agribisnis menjadi dasar dalam memberikan pendampingan teknis dan manajerial yang relevan dengan kondisi lahan basah dan gambut tropis.
- ❖ CPL Pengetahuan (P 2): Mampu menguasai konsep penyuluhan, pemberdayaan masyarakat dan ilmu sosial humaniora dengan pendekatan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
- Penjelasan: Pemahaman penyuluhan, pemberdayaan masyarakat, dan ilmu sosial humaniora sangat penting untuk merancang dan melaksanakan program pemberdayaan yang berorientasi pada kesejahteraan komunitas agribisnis.
- ❖ CPL Pengetahuan (P 3): Mampu menguasai konsep teoretis, metodelogi, teknik-teknik analisis kualitatif dan kuantitatif untuk pengambilan keputusan strategis.
- Penjelasan: Penguasaan metodologi dan teknik analisis mendukung perencanaan, evaluasi, serta pengambilan keputusan strategis dalam pengembangan dan pendampingan agribisnis berbasis data.
- ❖ CPL Keterampilan Khusus (KK 3): Mampu mengidentifkasi, merumuskan dan menyelesaikan masalah melalui analisis data dan informasi melalui penerapan teknologi terkini, kemudian dapat memberikan rekomendasi untuk pembangunan agribisnis.
- Penjelasan: Kemampuan analisis masalah berbasis data dan teknologi memungkinkan lulusan merumuskan rekomendasi yang tepat guna untuk mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan sektor agribisnis.
Tabel. Matrik hubungan Profil Lulusan dan CPL Prodi 

Matrik hubungan CPL dengan Jenjang KKNI/SKKNI
CPL program studi disusun dengan mengacu pada deskripsi jenjang kualifikasi dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) sesuai dengan level pendidikan program sarjana, yaitu level 6. Penyusunan CPL bertujuan untuk memastikan bahwa lulusan memiliki kompetensi sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan masyarakat. Hubungan antara CPL dan jenjang KKNI menunjukkan kesesuaian kompetensi lulusan dengan standar nasional pendidikan tinggi. Melalui keterkaitan tersebut, program studi dapat memastikan bahwa proses pembelajaran, bahan kajian, dan metode evaluasi telah mendukung pencapaian kompetensi lulusan sesuai dengan profil lulusan yang telah ditetapkan. Adapun matriks hubungan CPL dan jenjang KKNI disajikan pada tabel 4 berikut:
Tabel. Matrik hubungan Profil Lulusan dan CPL Prodi

